How to Fix Limited or No Connectivity Tutorial

Ketika mencoba untuk menyambung ke jaringan wireless, kerap kali muncul pesan error yang berbunyi :

“Limited or no connectivity: The connection has limited or no connectivity. You might be unable to access the Internet or some network resources.”

Pesan ini dapat diakibatkan dari kesalahan teknis atau masalah konfigurasi. Beberapa kemungkinan yang terjadi, adalah sebagai berikut :

1. Tidak ada perangkat wireless
Ini betul-betul terjadi. Seorang mahasiswi datang ke saya dengan laptop Toshiba yang agak tua, lalu ia minta tolong agar laptopnya bisa nyambung ke Internet. Saya lihat, … gimana bisa nyambung ? Laptopnya tidak punya fasilitas Wifi!

2. Ada perangkatnya tapi tidak ‘on’
Cukup banyak yang punya laptop (atau nettop) tapi cukup naif pula untuk menggunakannya. Sebuah Sony VAIO yang entah merek apa dengan pemiliknya datang dan minta supaya bisa “konek ke hotspot”. Ketika saya periksa, ada switch on off untuk Wifi dan masih dalam keadaan off. Jelas saja tidak bisa nyambung!. Banyak bahkan pemilik laptop yang tidak tahu posisi switch itu ada di mana!

3. Sinyal Wifi lemah
Ada juga yang tidak tahu bahwa tidak bisa konek itu adalah karena berada di luar jangkauan pemancar, atau berada di tempat yang hanya bisa menangkap sinyal yang lemah. Untuk yang seperti ini biasanya saya beritahu bahwa icon kecil di sebelah kanan bawah itu bisa diklik lalu kita bisa pilih “View Available Wireless Network” dan pilih sinyal yang paling kuat.

4. Driver Wireless tidak terpasang
Sebuah laptop / nettop barangkali sudah wifi-ready, tapi kalau driver-nya tidak terpasang, tidak mungkin akan bisa terhubung ke jaringan wireless dan mendapat koneksi Internet. Masuk ke device manager lewat My Computer / Computer, lalu masuk ke hardware. Kalau ada tanda seru pada network adapter, ada kemungkinan salah satu adapter tidak terpasang driver-nya. Saya nulis ini nampaknya agak tercampur antara interface XP dan Vista. Pokoknya harus dipastikan driver-nya terpasang.

5. Perangkat Built-in Wifi rusak / lemah
Saya kira ini adalah penyebab kenapa setelah diutak-atik gimanapun, laptop / nettop tidak mau konek dengan jaringan. Switch Wifi sudah on, lampu indikator sudah nyala, driver sudah bener, dan sebagainya. Dari semua yang pernah saya tangani, saya pernah mengalami ini satu kali. Solusinya ? Beli laptop / nettop baru, atau beli Adapter Wifi PCMCIA atau USB.

6. Alokasi IP habis
Ini belum pernah saya alami, atau saya hadapi dari orang-orang yang datang. Saya hanya tuliskan di sini sebagai kemungkinan saja. Operator hotspot barangkali hanya mengalokasikan IP terbatas, sehingga ketika sudah penuh, orang yang mau konek tidak kebagian. Dipaksa terus akan konek juga, tapi akan memunculkan ‘Limited or No Connectivity”.

7. Registry Glitch
Ini baru saja saya temukan. Dan jujur, saya belum pernah mengalami atau melakukan ini. Ini untuk Windows XP. Ketik string berikut ini pake Notepad, lalu save dengan nama apapun, tapi ekstension-nya *.reg – Lalu klik file itu, dan ikuti perintah berikutnya. String itu adalah :
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\IPSec]
“AssumeUDPEncapsulationContextOnSendRule”=dword:00000002
Tinggal copy paste saja dua baris itu ke Notepad. Setelah file itu selesai dieksekusi, komputer harus di restart.

8. Ethernet Card perlu refresh
Yang persis saya alami tidak berhubungan dengan koneksi wireless, tapi wired. Ini berlaku untuk komputer yang Ethernet Card-nya on-board atau off board. Kasusnya adalah komputer yang dihubungkan via kabel memunculkan “Limited or no Connectivity” atau kalau pun nyambung tidak mungkin bisa mendapatkan koneksi Internet karena alokasi IP-nya salah / kacau. Mau pake IPCONFIG / RELASE lalu RENEW di DOS pun tidak bisa. Solusinya adalah, kalau Ethernet Card on-board, masuk ke BIOS disable-kan Ethernet, lalu jalankan Windows seperti bisa. Setelah itu, reboot lagi Windows, masuk ke BIOS lagi dan enable kan Ethernet. Stupid it may seem, but it works!
Kalau Ethernet-nya off-board, ya sama saja prinsipnya. Cabut si Ethernet, lalu jalankan Windows seperti biasa. Lalu matikan komputer. Pasang lagi Ethernet-nya. Nyalakan lagi komputer, dan (kemungkinan besar – semoga) komputer akan bisa nyambung lagi.
Dengan pengalaman ini saya simpulkan, nampaknya perintah IPCONFIG /release itu tidak benar-benar me-release. Hanya release secara software barangkali. Jadi, Ethernet perlu di release secara fisik!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s